Apa saja aplikasi Hidroksi Metionin Tembaga dalam Peternakan Hewan?

Aplikasi Hidroksi Metionin Tembaga 1

Aplikasi Produk

1) Ayam pedaging

Ketika MMHAC (khelat hidroksi metionin tembagaKetika MMHAC (senyawa mineral mikro anorganik), seng, dan mangan ditambahkan ke dalam pakan ayam broiler, hasilnya menunjukkan bahwa—dibandingkan dengan mineral mikro anorganik tradisional—penambahan MMHAC secara signifikan meningkatkan berat badan dan berat otot paha (bagian bawah kaki), meningkatkan daya cerna tembaga, dan tidak memberikan efek negatif pada kesehatan ampela atau tulang.

Ayam pedaging

Tabel 1. Berat karkas (g/ekor) dan skor woody breast dan breast white striping pada ayam broiler yang diberi pakan mengandung seng, tembaga, dan mangan yang dikelat dengan analog hidroksil metionin dan anorganik, hingga hari ke-42.

Barang

ITM

M10

T125

M30

SEM

Nilai P

Dada

684

716

719

713

14,86

0,415

Paha

397

413

412

425

7.29

0,078

Pemukul drum

320

335

332

340

4.68

0,058

Paha dan kaki ayam

717 a

748 ab

745 ab

765 b

11.32

0,050

bantalan lemak

32.3

33.1

33.4

35,5

1.59

0,546

Hati

68.0

67,4

66.0

71.1

2.41

0,528

Jantung

18.8

18.6

19.2

19.2

0,68

0,898

Ginjal

9.49

10.2

10.6

10.6

0,51

0,413

Catatan: ITM: Mineral mikro anorganik 110 ppm Zn sebagai ZnSO4, 16 ppm Cu sebagai CuSO4, dan 120 ppm Mn sebagai MnO sesuai rekomendasi nutrisi Ross 308;

M10: Jumlah 40 ppm Zn, 10 ppm Cu, dan 40 ppm Mn sebagai khelat;

T125: Mineral jejak anorganik 110 ppm Zn sebagai ZnSO4 dan 120 ppm Mn sebagai MnO sesuai pedoman Ross 308 dengan 125 ppm Cu sebagai tembaga klorida tribasik (TBCC);

M30 = 40 ppm Zn, 30 ppm Cu, dan 40 ppm Mn sebagai khelat. Nilai dalam baris yang sama dengan superskrip berbeda berbeda secara signifikan (P < 0,05).

2) Babi

Sebuah penelitian menyelidiki efek penggantian sebagian mineral mikro anorganik dengan khelat analog hidroksi metionin mineral (MMHAC) dalam pakan induk babi terhadap induk babi dan anak-anaknya. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi MMHAC mengurangi penurunan berat badan pada induk babi menyusui, meningkatkan pertambahan berat badan anak babi pada hari ke-18, secara signifikan meningkatkan kadar asetilasi histon otot rangka saat lahir, dan menurunkan ekspresi beberapa gen yang terkait dengan peradangan dan perkembangan otot. Secara keseluruhan, MMHAC meningkatkan kesehatan usus dan perkembangan otot pada anak babi melalui regulasi epigenetik dan perkembangan, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan mereka.

Babi pembiakan-1

Tabel 2 Efek tambahan dari khelat analog hidroksi metionin mineral dalam pakan induk babi terhadap ekspresi mRNA kunci yang terkait dengan peradangan jejunum pada anak babi yang menyusui

Barang

ITM

CTM

SEM

P-

nilai

hari ke-1 masa laktasi x 10-5

IL-8

tahun 1344

1018

178

0,193

MUC2

5380

5511

984

0,925

NF-κB (p50)

701

693

93

0,944

NF-κB (hal. 105)

Tahun 1991

tahun 1646

211

0,274

TGF-b1

Sejak tahun 1991

tahun 1600

370

0,500

TNF-α

11

7

2

0,174

hari ke-18 masa laktasi x 10-5

IL-8

1134

787

220

0,262

MUC2

5773

3871

722

0,077

Catatan: Interleukin-8 (IL-8), mucin-2 (MUC2), faktor nuklir-κB (NF-κB), faktor pertumbuhan transformasi-1 (TGF-1), dan faktor nekrosis tumor-α (TNF-α)

ITM = sumber mineral mikro anorganik konvensional (tingkat inklusi 0,2% dalam pakan)

CTM = 50:50 mineral metionin hidroksi analog chelate dan mineral anorganik (tingkat inklusi 0,2% dalam pakan)

3)Hewan ruminansia

Pada sapi perah yang sedang menyusui, mengganti setengah dari tembaga sulfat dengantembaga hidroksimetioninPeningkatan signifikan konsentrasi tembaga plasma, peningkatan daya cerna serat deterjen netral (NDF) dan serat deterjen asam (ADF), serta peningkatan produksi susu dan produksi susu yang dikoreksi lemak 4%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggantian sebagian tembaga sulfat dengan (HMTBA)₂-Cu dalam pakan sapi perah merupakan strategi nutrisi yang lebih efisien.

Penggemukan sapi dan domba

Tabel 3 Pengaruh metionin hidroksi Cu [(HMTBA)2-Cu] terhadap komposisi susu sapi

Barang

S

SM

M

SEM

Nilai P

DMI, kg/hari

19.2

20.3

19.8

0,35

0,23

Produksi susu, kg/hari

28.8

33.8

31.3

1.06

0,08

Gemuk, %

3.81

3,74

3,75

0,06

0,81

Protein, %

3.34

3.28

3.28

0,04

0,19

Laktosa, %

4.48

4.35

4.43

0,05

0,08

SNF, %

8.63

8,84

8.63

0,05

0,33

Hasil lemak, kg/hari

1.04

1.22

1.10

0,04

0,09

Hasil protein, kg/hari

0,92

0,92

0,90

0,03

0,72

Hasil laktosa, kg/hari

1.23

1.23

1.21

0,04

0,45

Urea N, mg/dL

18.39

17.70

18,83

0,45

0,19

4% FCM, kg/hari

26.1

30.1

27,5

0,91

0,06

Perlakuan: S = Hanya Cu sulfat: 12 mg Cu yang disediakan oleh CuSO4 per kilogram konsentrat; SM = Cu sulfat dan (HMTBA)2-Cu: 6 mg Cu yang disediakan oleh CuSO4, dan 6 mg Cu lainnya yang disediakan oleh (HMTBA)2-Cu per kilogram konsentrat; M = Hanya (HMTBA)2-Cu: 12 mg Cu yang disediakan oleh (HMTBA)2-Cu per kilogram konsentrat.

LOGO

Konsultasi gratis

Minta sampel

Hubungi kami


Waktu posting: 31 Maret 2026