I. Latar Belakang Aplikasi
Kalsium 2-hidroksi-4-(metiltio)butirat (HMTBa-Ca) adalah bentuk garam kalsium dari analog hidroksi metionin (nama kimia: Kalsium bis(2-hidroksi-4-(metiltio)butirat)). Senyawa ini tidak secara langsung menyediakan struktur amino yang mengandung nitrogen, tetapi menyediakan kerangka karbon metionin dalam bentuk analog hidroksi. Senyawa ini diubah secara metabolik di dalam tubuh untuk menghasilkan L-metionin yang aktif secara biologis, yang berpartisipasi dalam sintesis protein dan berbagai proses metabolisme.
Metionin adalah salah satu asam amino pembatas yang paling umum dalam pakan ternak dan unggas, terutama rentan terhadap defisiensi pada diet berbasis jagung-bungkil kedelai. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hewan akan metionin, DL-metionin secara tradisional telah ditambahkan dalam pakan. Namun, analog hidroksi metionin dan garam kalsiumnya secara bertahap mendapatkan perhatian sebagai sumber metionin baru. Dibandingkan dengan DL-metionin, HMTBa-Ca menawarkan stabilitas termal dan kemampuan adaptasi pemrosesan yang lebih baik, sehingga lebih kondusif untuk pengawetan nutrisi selama pembuatan pelet pakan dan pemrosesan suhu tinggi.
Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) melakukan penilaian sistematis terhadap keamanan dan kemanjuran HMTBa dan garam kalsiumnya, yang menegaskan keamanannya sebagai aditif pakan untuk semua spesies hewan. Senyawa ini tidak meninggalkan residu pada jaringan atau produk hewan dan tidak menimbulkan risiko lingkungan yang signifikan, sehingga memberikan dukungan regulasi untuk penerapannya dalam nutrisi hewan.
II. Efek Aplikasi
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa HMTBa-Ca, sebagai sumber metionin, dapat meningkatkan performa pertumbuhan hewan dan efisiensi pemanfaatan nutrisi. Pada babi, unggas, dan hewan air, suplementasi dengan HMTBa-Ca dapat meningkatkan pertambahan bobot harian rata-rata, rasio konversi pakan, dan pemanfaatan nitrogen sekaligus mengurangi ekskresi nitrogen. Hal ini sangat bermanfaat untuk diet rendah protein atau diet asam amino yang diformulasikan secara presisi.
Pada unggas, suplementasi HMTBa-Ca tidak hanya membantu meningkatkan performa produksi tetapi juga meningkatkan kapasitas antioksidan, fungsi imun, dan kesehatan usus. Pada ayam petelur, aplikasinya yang tepat membantu mempertahankan performa bertelur dan meningkatkan kualitas telur. Pada hewan air, seiring peningkatan proporsi bahan protein nabati, defisiensi metionin menjadi lebih menonjol. Penelitian menunjukkan bahwa HMTBa-Ca dapat berfungsi sebagai sumber suplemen yang efektif, meningkatkan laju pertumbuhan dan deposisi protein tubuh.
Sebagai prekursor metionin, HMTBa-Ca dapat meningkatkan pemanfaatan asam amino esensial dan sintesis protein dalam tubuh serta memperbaiki komposisi tubuh dengan mengatur jalur metabolisme terkait. Meskipun kemanjuran biologisnya secara keseluruhan umumnya lebih rendah daripada DL-metionin, ia tetap menunjukkan nilai gizi yang tinggi pada berbagai hewan. Dalam aplikasi praktis, tingkat suplementasi yang tepat dapat dirancang secara rasional menggunakan faktor konversi.
III. Mekanisme Kerja
Mekanisme kerja HMTBa-Ca terutama terletak pada perannya sebagai prekursor metionin yang berpartisipasi dalam metabolisme internal. HMTBa-Ca diubah menjadi L-metionin di saluran pencernaan melalui reaksi enzimatik dan metabolisme mikroba. Selanjutnya, ia berpartisipasi dalam sintesis protein, metabolisme satu-karbon, dan pengaturan sistem antioksidan (seperti sintesis glutation), memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan asam amino dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi.
Dibandingkan dengan DL-metionin, penyerapan dan jalur metabolisme HMTBa-Ca sedikit berbeda. Struktur analog hidroksinya memberikan tingkat stabilitas yang lebih tinggi, khususnya menunjukkan karakteristik bypass rumen tertentu pada ruminansia, yang membantu meningkatkan pasokan metionin yang tersedia untuk usus halus.
IV. Spesies Hewan Target Utama
1. Babi (Anak Babi yang Disapih, Babi yang Sedang Digemukkan)
Dalam nutrisi babi, metionin merupakan salah satu asam amino pembatas. Studi menunjukkan bahwa suplementasi HMTBa-Ca pada diet rendah protein atau diet seimbang asam amino dapat secara efektif meningkatkan pemanfaatan nitrogen, mendorong deposisi protein, dan mengurangi ekskresi nitrogen. Dibandingkan dengan DL-metionin tradisional, HMTBa-Ca dapat memenuhi kebutuhan metionin sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan asam amino. Hal ini sangat cocok untuk pengaturan nutrisi selama fase stres penyapihan dan pada babi dengan tingkat daging tanpa lemak yang tinggi.
2. Unggas (Ayam Broiler, Ayam Petelur, Ayam Bibit)
Dalam ransum unggas, HMTBa-Ca banyak digunakan untuk menggantikan atau sebagian menggantikan DL-metionin. Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi HMTBa-Ca dapat secara signifikan meningkatkan pertambahan bobot harian rata-rata dan rasio konversi pakan pada ayam broiler, serta berdampak positif pada kapasitas antioksidan, parameter imun, dan kesehatan usus. Pada ayam petelur, suplementasi HMTBa-Ca yang tepat membantu mempertahankan performa bertelur, meningkatkan kualitas telur, dan berperan dalam mengatur metabolisme protein dan asam amino sulfur, yang sangat penting terutama untuk ayam petelur berproduksi tinggi.
3. Hewan Air (Ikan, Krustasea)
Dalam pakan akuatik, karena meningkatnya proporsi bahan protein nabati, defisiensi metionin menjadi lebih menonjol. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa HMTBa-Ca dapat berfungsi sebagai sumber metionin yang efektif dalam pakan ikan (misalnya, ikan kakap putih, ikan trout), secara signifikan meningkatkan laju pertumbuhan, pemanfaatan pakan, dan deposisi protein tubuh. Stabilitas dan kemampuan adaptasinya di lingkungan perairan memberikan potensi aplikasi yang baik dalam pakan akuatik yang diformulasikan.
4. Hewan Ruminansia (Sapi Perah, Sapi Potong, Domba)
Tidak seperti hewan non-ruminansia, metionin dalam pakan ruminansia seringkali terutama dibatasi oleh degradasi oleh mikroorganisme rumen, sehingga bentuk suplemen metionin yang efisien menjadi sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa analog hidroksi metionin (termasuk bentuk garam kalsiumnya) memiliki ketahanan tertentu terhadap degradasi di rumen, memungkinkan sebagian lolos dari fermentasi mikroba rumen dan diubah menjadi metionin yang dapat dimanfaatkan di usus halus, sehingga meningkatkan pasokan protein yang dapat dimetabolisme.
V. Kesimpulan dan Prospek
Singkatnya, HMTBa-Ca, sebagai sumber suplemen metionin baru, menunjukkan potensi aplikasi yang menjanjikan dalam nutrisi hewan. Penelitian selanjutnya harus lebih fokus pada mekanisme untuk meningkatkan kemanjuran biologisnya, menentukan tingkat suplementasi yang tepat untuk berbagai spesies hewan dan tahap pertumbuhan, serta mengeksplorasi efek sinergisnya dengan aditif nutrisi lainnya. Hal ini akan mendorong aplikasi fungsional dan efisiennya dalam sistem pakan modern.
Waktu posting: 03 Februari 2026